Laporan Praktek VTP

5:43 PM

1. Tujuan

· Siswa dapat memahami pengertian VTP itu sendiri.

· Siswa dapat mengetahui jenis – jenis VTP.

· Siswa dapat mengetahui mekanisme dan prinsip kerja VTP.

· Siswa dapat mengetahui sintaks – sintaks dari pada konfigurasi VTP dan juga mengetahui bagaimana cara menggunakannya.

· Siswa dapat mengaplikasikannya dengan menggunakan simulator.

2. Pendahuluan

Sebuah Port pada Switch Cisco Catalyst mempunyai beberapa mode trunk. Mode trunking tersebut didefinisikan untuk negosiasi antar port yang saling berhubungan dengan menggunakan Dynamic Trunking Protocol (DTP). DTP merupakan sebuah protokol keluaran Cisco. Switch dari vendor lain tidak mendukung DTP. DTP mengatur negosiasi mode trunk hanya jika port switch dikonfigurasi dalam mode trunk yang mendukung DTP. DTP mendukung baik ISL maupun 802.1Q. Ada tiga mode trunk pada DTP, yaitu: Trunk, Access, Dynamic Auto dan Dynamic Desirable.

Interaksi antar port trunk diberikan dalam Tabel dibawah ini :



Trunk

Access

Desirable

Auto

Trunk

Trunk

Tidak bisa

Trunk

Trunk

Access

Tidak bisa

Access

Access

Access

Desirable

Trunk

Access

Trunk

Trunk

Auto

Trunk

Access

Trunk

Access


VLAN Trunking Protocol adalah suatu protocol yang mengatur hubungan antara dua buah manageable switch atau lebih dimana bertujuan untuk menghubungkan antarVLAN di manageable switch yang berbeda.VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran switch Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar yang meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN).

Fungsi dari Trunking itu sendiri adalah menghubungkan beberapa Collision Domain menjadi satu Collision Domain seolah – olah seperti terhubung dalam satu fisik yang sama. VTP merupakan Protocol yang hanya dimiliki oleh Cisco saja. Koneksi antara Switch dengan Switch disebut koneksi Trunk / Trunking, sedangkan koneksi antara Hub dengan Hub disebut koneksi Uplink.

3. Alat dan Bahan

1. Seperangkat PC.

2. Software simulasi (Packet Tracer 5.03).

3. Software Pengolah Kata.

4. Skenario perencanaan pengelompokan VTP group.

5. Skenario Topologi dan IP Addressnya.

4. Langkah Kerja

· Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.

· Baca dan perhatikanlah skenario. Pertama – tama kita buat dahulu topologinya, seperti gambar di bawah ini :



· Kemudian, tentukan IP Address, VLAN group dan VLAN ID nya. Untuk lebih jelas, perhatikanlah tabel dibawah ini :



· Skenario :

1. PC Tono dapat terkoneksi dengan PC Tuti dan Tita.

2. PC Tini tidak dapat terkoneksi dengan PC Tita.

3. PC Fita dapat terkoneksi dengan PC Fina dan Tini

· Sebelum melakukan konfigurasi, pastikan setiap PC dapat terkoneksi satu sama lainnya. Apabila telah terkoneksi semua, maka kita lakukan konfigurasi.

A. Konfigurasi VTP Mode Server


· Siapkan Software Packet Tracer 5.0

· Masuk ke mode CLI yang terdapat pada opsi menu Manageable Switch

· Masuk ke mode super user, kemudian masuk ke mode konfigurasi dengan mengetikkan perintah :

Switch>en

Switch#conf t

· Kemudian buatlah VTP Mode Server, VTP Domain dan VTP Password dengan mengetikkan perintah :






· Sebelum mengelompokkan VLAN group, konfigurasikan terlebih dahulu mode Trunking – nya, dengan mengetikkan perintah :

· Setelah itu, buatlah masing – masing VLAN sesuai dengan skenario, dengan mengetikkan perintah :








· Setelah itu, kelompokkan setiap PC ke dalam masing – masing VLAN group sesuai dengan skenario, dengan mengetikkan perintah :




· Setelah itu, periksalah konfigurasi yang telah kita berikan, dengan mengetikkan perintah :

· Selesai.

B. Konfigurasi VTP Mode Client

· Masuk ke mode super user, kemudian masuk ke mode konfigurasi dengan mengetikkan perintah :

Switch>en

Switch#conf t

· Kemudian buatlah VTP Mode Client, VTP Domain dan VTP Password dengan mengetikkan perintah :

· Sebelum mengelompokkan VLAN group, konfigurasikan terlebih dahulu mode Trunking – nya ,dengan mengetikkan perintah :


· Setelah itu, kelompokkan setiap PC ke dalam masing – masing VLAN group sesuai dengan skenario, dengan mengetikkan perintah :


· Setelah itu, periksalah konfigurasi yang telah kita berikan, dengan mengetikkan perintah :


· Selesai

5. Hasil Percobaan

· Uji Koneksi PC Tono ke PC Tuti.




· Uji Koneksi PC Tono ke PC Tita


· Uji Koneksi PC Tini ke PC Tita

· Uji Koneksi PC Fita ke PC Tina



· Uji Koneksi PC Fita ke PC Tini



6. Kesimpulan

Jadi kesimpulannya, metode VLAN Trunking Protocol (VTP) dengan Mode Server - Client sama dengan metode Point to Multipoint yang ada pada konsep Wireless Access Point, yang mana Client hanya mengikuti konfigurasi dari Server atau tidak perlu membuat VLAN data base lagi, cukup me – request atau meminta hak akses VLAN group saja dari Server.

You Might Also Like

0 komentar

Like us on Facebook